Ini Kata Stoner Soal RC213V

BRNO,BIMZnews.com – Selain Dani Pedrosa, rider Repsol Honda lainnya, Casey Stoner juga menguji Honda RC213V yang rencananya akan ditungganginya musim depan. Bagi Stoner, RC213V memang belum akur dengannya, namun sedikit perbaikan akan sempurna untuknya.

“Saya masih menemukan masalah dengan guncangannya, tapi hal itu takkan sulit diperbaiki, bersamaan dengan pengereman dan perangkat elektroniknya, selain itu kami juga masih mengembangkan sasisnya,” tutur Stoner seperti dilansir Redbull.com, Sabtu (20/8/2011).

Selain itu, The Kurri Kurri Boy juga punya opini tersendiri saat motor barunya diajak menjajal kecepatan di trek lurus, cornering/menikung, menguji daya cengkeram ban dan overtaking:

Straight-line speed: “Dibandingkan dengan mesin 990cc, lima tahun silam, hampir tak ada bedanya. Saya tidak merasakan perbedaan yang jauh, anda bisa berpindah ke gigi yang lebih tinggi dengan mudah karena anda tenaga putaran mesin yang cukup.”

Cornering: “Saya mencoba melahap semua tikungan seperlunya. Permukaan di setiap area tentunya berbeda dan kadang saat anda menganggap motor anda sudah ideal, belum tentu juga ideal di tikungan lain. Dengan mesin 1000cc, anda harus lebih berkonsentrasi melewati tiap tikungan dengan tenaga yang lebih besar.”

Tyres: “Dengan mesin yang lebih besar, tentunya penggunaan ban juga harus berbeda, terlebih di gigi yang lebih tinggi – gigi empat atau lima, di mesin 800cc anda biasanya tak memiliki cukup tenaga untuk memutar, tapi dengan 1000cc saya masih merasakannya, karena itu anda harus lebih mampu mengendalikannya. Guncangan juga masih terasa karena kekurangan tenaga tarik/traksi. Tapi saat kami akan menyamakan standar ban, saya yakin takkan ada guncangan lagi.

Overtaking: “Beberapa pembalap merasa dengan daya putaran mesin yang lebih, anda mungkin dapat melewati tikungan dengan lancar. Bahkan Dani dengan motor yang sama seperti saya, terkadang masih belum dapat mengendalikan akselerasi saya karena gaya membalapnya. Dani memang tangguh, tapi dia mendapati kelemahan lainnya dengan cara membalapnya. Juga dengan top speed yang lebih tinggi, akan mengubah patokan pengereman dan sebagian besar, rem berperan dalam menyalip yang lainnya,” pungkas Stoner.
(raw)