Bepe Selamatkan Muka Garuda Senior

SOLO, BIMZnews.com – ‘Perang Saudara’ antara timnas senior yang bentrok dengan juniornya, timnas u-23. Berlaga di stadion Manahan, Solo, kedua tim mengakhiri pertemuan yang berkesudahan dengan skor imbang, 1-1.

Timnas U-23 unggul lebih dulu di menit ke-26, melalui gol yang dicetak Septia Hadi, pada babak pertama, setelah jual-beli serangan yang terjadi diantara dua tim kebanggaan Indonesia ini.

Seperti kebakaran jenggot, Garuda senior tersengat dan mencoba untuk lebih agresif. Namun beberapa kali percobaan Boaz Salossa dan Cristian Gonzales masih belum membuahkan hasil. Peluang emas berturut-turut didapat Muhammad Ridwan dan Boaz, namun lagi-lagi belum dapat dikonversi menjadi gol untuk menyamakan level skor.

Memasuki babak kedua, arsitek timnas senior, Wilhelmus Gerardus Rijsbergen melakukan sejumlah besar pergantian line-up. Sementara, di kubu timnas U-23, Rahmad Darmawan masih mempertahankan skuadnya, sekaligus berharap keseimbangan permainan dan mempertahankan, atau memperlebar keunggulan.

Peluang pertama di babak kedua, didapat Garuda senior di menit ke-49, namun masih saja, peluang yang didapat duet yang baru dimasukkan, Irfan Bachdim dan Bambang Pamungkas (Bepe), gagal dimaksimalkan untuk merobek jala gawang timnas U-23 yang dikawal Adhyaksa Andrytani.

Tak putus asa, peluang datang lagi, melalui tendangan bebas yang didapat Bepe di menit ke-54, sayang masih dapat dihalau Adyhaksa dari sarangnya. Tapi akhirnya, gol untuk Garuda senior datang juga.

Hands ball yang dilakukan Jajang Mulyana di kotak terlarang membuahkan tendangan dua belas pas. Bepe, sang eksekutor pun sukses menyarangkan bola ke gawang Andhyaksa Andritany untuk menyamakan skor di menit ke-59.

Kedua tim masih menciptakan sejumlah peluang yang membahayakan gawang masing-masing. Namun tak satu pun gol tambahan datang dati Garuda Muda maupun senior. Sampai wasit Oky Dwi Hadi meniup peluit panjang, skor tetap tak berubah, Garudan muda dan senior sama kuat 1-1.
(raw)