Promosi Pramono Edhie Sudah Diprediksi

Liputan6.com, Jakarta, BIMZnews.com –  Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan DPR Tjahjo Kumolo sudah memprediksi begitu Letnan Jenderal TNI Pramono Edhie Wibowo dipromosikan sebagai Pangkostrad dipastikan sudah dipersiapkan masuk nominasi utama Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD).

“Bagi kami, ini tidak ada masalah dan wajar saja, sama sekali bukan kejutan. Akan jadi kejutan, kalau Pangkostrad Letjen TNI Pramono Edhie Wibowo tidak jadi KSAD,” ujar Tjahjo di Jakarta, Rabu (29/6), menanggapi penetapan Pramono sebagai penagganti Jenderal TNI George Toissuta.

“Memang sempat ada beberapa nama lain yang disandingkan seperti Kasum Letjen TNI Suryo dan Wakasad Letjen TNi Budiman. Tapi kami sudah memastikan, posisi KSAD tak akan lari dari yang bersangkutan,” tandasnya. Ia berharap, suasana yang baik dalam era TNI sekarang makin kondusif.

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan melantik Pramono sebagai KSAD menggantikan Toisutta, besok. Penunjukkan terhadap Pramono didasarkan pada pertimbangan profesional sesuai prestasi dan kinerja yang bersangkutan selama mengabdikan diri di TNI, khususnya TNI Angkatan Darat.

Pramono Edhie adalah salah satu calon terkuat menggantikan Toisutta, selain Letjen TNI Budiman (Wakil KSAD) dan Letjen TNI Marciano Norman (Komandan Kodiklatad). Adik Ibu Negara Ani Susilo Susilo Bambang Yudhoyono itu dinilai mumpuni menduduki kursi nomor satu di matra darat.

Putra mantan Komandan Resimen Pasukan Khusus AD (RPKAD, kini Kopassus) Sarwo Edhie Wibowo, pernah menjabat sebagai ajudan Presiden pada era Megawati Sukarnoputri. Jenderal bintang tiga itu juga pernah menjabat Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus pada 2008-2009.

Lulusan terbaik Akademi Militer angkatan 1980 itu sempat menduduki posisi Pangdam III/Siliwangi di Jabar pada 2009 sebelum menjabat Pangkostrad pada 2010. Usai dilantik Presiden akan dilakukan serah terima jabatan Kepala Staf Angkatan Darat di Mabes TNI Angkatan Darat.(ANT/JUM)