Sains & Teknologi Semarak Komputer Tablet di FKI-ICS 2011

VIVAnews, BIMZnews.com – Beragam promo dan diskon digelar oleh para produsen untuk memuaskan pengunjung pameran FKI-ICS yang berlangsung dari 8-12 Juni 2011. Contohnya adalah untuk produk-produk komputer tablet atau tablet PC.

dan Axioo merupakan perusahaan yang menghadirkan produk tabletnya. Masing-masing menawarkan produk unggulan mereka dengan harga semiring-miringnya selama pameran.

Acer, sebagai prusahaan komputer yang berpusat di Taiwan mengeluarkan Inconia A500 seharga 5,390 juta. Fasilitas atau spesifikasinya adalah 1GB RAM, 32GB storage, modem 3G,  dan sistem operasi Android 3.0 atau Honeycomb. Acer tablet ini juga dilengkapi dengan fasilitas tiga bulan unlimited data bekerja sama dengan provider XL.

“Sampai hari ini, Iconia A500 sudah terjual sekitar dua puluhan produk. Tablet PC ini lebih berorientasi kepada computer, notebook, sehingga bisa dipakai untuk nonton video, hiburan, game,” ujar Erick, seorang staf penjualan Acer saat ditemui di booth mereka, di JCC, Senayan, Jakarta, 9Juni 2011.

Sementara, Axioo yang dikenal sebagai salah satu ‘brand lokal’ Indonesia menghadirkan computer tablet jenis Picopad QGNG55 dengan harga 3,450 juta.

Fasilitas yang mereka tawarkan adalah sistem operasi Android 2.2, 512MB RAM, 512MB NAND Flash, 3G dan WiFi, Bluetooth, serta Dual Camera. Tablet ini juga dilengkapi dengan full function smartphone capability, full google mobile services, serta memori eksternal 16 GB dan free internet dengan bekerja sama dengan provider 3 senilai Rp.100 ribu.

Selain tablet, produk unggulan Axioo lainnya adalah tetap berjenis notebook, yaitu Axioo Neon HNM 7047 seharga Rp6,6 juta dan notebook Neon MNA P325 Rp2,999 juta.

“Selama ini, konsumen Axioo lebih banyak memilih produk jenis notebook karena menurut mereka fiturnya lebih banyak, penggunaannya lebih enak. Biasanya dipakai oleh kalangan pekerja, khususnya dengan aktivitas atau pekerjaan di kantor,” ujar Shinta Sales Marketing Axioo.

Adapun jenis komputer tablet, kata Shinta, lebih digunakan kalangan mobile. “Cara kerjanya seperti smartphone Android atau BlackBerry, tapi dengan ruang yang lebih lega,” lanjut Shinta.